Senin, 07 Oktober 2013

Tipe Budidaya Padi Dengan Jajar Legowo


Padi merupakan salah satu komoditas strategis baik secara ekonomi, sosial maupun politik. Pada umumnya usahatani padi masih merupakan tulang punggung perekonomian keluarga tani dan perekonomian pedesaan. Sejak tahun awal tahun 2007 pemerintah telah bertekad untuk meningkatkan produksi beras 2 juta ton pada tahun 2007 dan selanjutnya meningkat 5% per tahun hingga tahun 2009. Untuk mencapai target atau sasaran tersebut maka diluncurkan Program Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) dengan mengimplementasikan 4 (empat) strategi yaitu
1.    Peningkatan produktivitas,
2.    Perluasan areal,
3.    Pengamanan produksi, dan
4.    Kelembagaan dan pembiayaan serta peningkatan koordinasi (Badan Litbang Pertanian, 2007a; Purwanto, 2008).
Menurut Sembiring (2008) keberhasilan peningkatan produksi padi lebih banyak disumbangkan oleh peningkatan produktivitas dibandingkan dengan peningkatan luas panen. Pada periode 1971 – 2006 peningkatan produktivitas memberikan konstribusi sekitar 56,1%, sedangkan peningkatan luas panen dan interaksi keduanya memberikan kontribusi masing-masing 26,3% dan 17,5% terhadap peningkatan produksi padi.
SISTEM JAJAR LEGOWO
Legowo menurut bahasa jawa berasal dari kata “Lego” yang berarti luas dan “dowo” yang berarti panjang. Pada prinsipnya sistem tanam jajar legowo adalah meningkatkan populasi dengan cara mengatur jarak tanam. Selain itu sistem tanam tersebut juga memanpulasi lokasi tanaman sehingga seolah-olah tanaman padi dibuat menjadi taping (tanaman pinggir) lebih banyak. Seperti kita ketahui tanaman padi yang berada dipinggir akan menghasilkan produksi lebih tinggi dan kualitas gabah yang lebih baik hal ini disebabkan karena tanaman tepi akan mendapatkan sinar matahari yang lebih banyak.
Legowo merupakan rekayasa teknik tanam dengan mengatur jarak tanam antar rumpun maupun antar barisan, sehingga terjadi pemadatan rumpun padi di dalam barisan dan memperlebar jarak antar barisan. Pada sistem jajar legowo dua baris semua rumpun padi berada di barisan pinggir dari pertanaman. Akibatnya semua rumpun padi tersebut memperoleh manfaat dari pengaruh pinggir (border effect). Permana (1995) melaporkan bahwa rumpun padi yang berada di barisan pinggir hasilnya 1,5 – 2 kali lipat lebih tinggi dari produksi pada yang berada di bagian dalam.
Paket budidaya tanaman padi sawah sistem legowo merupakan paket teknologi yang dikembang kan dengan tujuan untuk meningkatkan produksi beras dalam upaya pemerintah dalam kegiatan intensitifikasi pertanian dalam kegiatan pembangunan pertanian.
Sistem legowo ini memilki pola tanam monokultur dengan populasi tananam 37.000/Ha. Penyemaian benih pada sistem legowo ini dengan cara benih disebar pada bedengan-bedengan yang terisolasi di luar areal penanaman Bibit dipindahkan ke lahan pada umur 21 hari. Bila lokasi penanaman terdapat penyakit akar gada, maka penyemaian dilakukan pada kantong plastik atau kantong yang dibuat dari daun pisang dan tanah diambil dari lokasi yang belum terinfeksi penyakit tersebut, kemudian bibit baru dipindahkan ke lapangan pada umur 45 hari.
Keuntungan Penanaman padi dengan sistem jajar legowo dua barias diantaranya:
1.    Semua barisan rumpun tanaman berada pada bagian pinggir yang biasanya memberi hasil lebih tinggi (efek tanaman pinggir),
2.    Pengendalian hama, penyakit, dan gulma lebih mudah,
3.    Penyediaan ruang kosong untuk pengaturan air, saluran pengumpul keong mas atau untuk mina padi, dan
4.    Penggunaan pupuk lebih berdaya guna (suhendrata et al, 2004: badan litbang pertanian, 2007a; suhendrata et al, 2008).
Ada beberapa tipe sistem tanam jajar legowo:
1.    Jajar legowo 2:1. Setiap dua baris diselingi satu barisan kosong dengan lebar dua kali jarak dalam barisan. Namun jarak tanam dalam barisan yang memanjang dipersempit menjadi setengah jarak tanam dalam barisan.
2.    Jajar legowo 3:1. Setiap tiga baris tanaman padi diselingi satu barisan kosong dengan lebar dua kali jarak dalam barisan. Jarak tanam tanaman padi yang dipinggir dirapatkan dua kali dengan jarak tanam yang ditengah.
3.    Jajar legowo 4:1. Setiap tiga baris tanaman padi diselingi satu barisan kosong dengan lebar dua kali jarak dalam barisan. Demikian seterusnya. Jarak tanam yang dipinggir setengah dari jarak tanam yang ditengah.


Untuk menghitung peningkatan populasi dengan sitem tanam jajar legowo bisa menggunakan rumus : 100% X  1 : ( 1 + jumlah legowo).
Contoh :
  • ·         Untuk legowo 2:1 peningkatan populasinya adalah :  100%  X  1 : (1 + 2) = 30%
  • ·         Untuk legowo 3:1 peningkatan populasinya adalah :  100%  X  1 : (1 + 3) = 25%
  • ·         Untuk legowo 4:1 peningkatan popuasinya adalah :  100%  X  1 :  (1 + 4) = 20%
  • ·         Untuk legowo 5:1 peningkatan popuasinya adalah :  100%  X  1 :  (1 + 5) = 16,6%


Berdasarkan hasil pengkajian menunjukkan bahwa tanam sistem jajar legowo dua baris dengan jarak tanam 20 x 10 x 40 cm dapat meningkatkan produksi antara 560 – 1.550 kg/ha dibandingkan dengan taman sistem tegel dengan jarak tanam 20 x 20 cm, dan R/C meningkat dari 1,16 menjadi 1,43 dengan peningkatan keuntungan Rp1.352.000/ha (Widarto dan Yulianto, 2001).
Hasil pengkajian yang dilaksanakan di Desa Palur Kecamatan Mojolaban Kabupaten Sukoharjo pada MT I 2007/2008 (November 2007- Maret 2008) menunjukkan bahwa dengan menerapkan sistem tanam jajar legowo 4:1 (empat baris) dapat meningkatlkan produktivitas padi varietas Cisantana rata-rata ± 1,03 t/ha atau 18,00% dibandingkan dengan sistem tanam tegel, sedangkan system tanam jajar legowo 2:1 (dua baris) di Desa Gapuro, Kecamatan Warung Asem, Kabupaten Batang pada MT II (Juni – September) 2007 dapat meningkatkan produktivitas padi varietas Mekongga rata-rata ± 1,01 t/ha atau 14,15% dibandingkan dengan sistem tanam tegel.
Adapun manfaat sistem tanam jajar legowo adalah:
1.    Menambah jumlah tanaman padi seperti perhitungan diatas
2.    Otomatis juga akan meningkatkan produksi tanaman padi
3.    Memperbaiki kualitas gabah dengan semakin banyaknya tanaman pinggir
4.    Mengurangi serangan penyakit
5.    Mengurangi tingkat serangan hama
6.    Mempermudah dalam perawatan baik itu pemupukan maupun penyemprotan pestisida
7.    Menghemat pupuk karena yang dipupuk hanya bagian dalam baris tanaman

Selain manfaat sistem tanam jajar legowo juga punya kelemahan antara lain:
1.    Membutuhkan tenaga tanam yang lebih banyak dan waktu tanam yang lebih lama pula
2.    Membutuhkan benih yang lebih banyak dengan semakin banyaknya populasi.
3.    Biasanya pada legowonya akan lebih banyak ditumbuhi rumput

Sumber : 
http://www.gerbangpertanian.com/2011/02/cara-meningkatkan-produksi-tanaman-padi.html 
http://umiarsih.wordpress.com/2012/05/13/jarak-tanam-pada-budidaya-padi-dengan-sistem-jajar-legowo/


1 komentar:

yeminacaflisch mengatakan...

Harrah's Lake Tahoe Casino & Hotel - Mapyro
This hotel 제주도 출장마사지 is 안성 출장샵 located on the 강릉 출장안마 South Shore of Stateline near the University of 충청남도 출장안마 Nevada-Tahoe campus. This casino resort features 3 hotel towers 하남 출장마사지

Posting Komentar